Kerinduanku padamu mentari ...
semoga kau bahagia bersama pilihanmu. aku akan bahagia jika kau bahagia dan aku akan amat terluka jika kau terluka. jangan pikirkan bagaimana perasaanku saat ini, aku baik-baik saja sungguh, bahkan aku jauh lebih baik sekarang karna dlu kau yg sempat menghilang kini datang dan memberikan kabar berbentuk surat undangan..
Terima kasih mentari kau sudah mengajarkanku arti dari sebuah kata IKHLAS untuk melepaskan.
mungkin ini terakhir kalinya aku dapat melihatmu dengan senyuman hangatmu itu, entah berapa kali dlu kau tersenyum kepadaku,dan memberikan warna dalam hidupku tapi kali ini senyumanmu memberikan arti yang berbeda di benakku. sayang rasanya kakiku ini sangatlah kaku saat berhadapan denganmu bahkan lidahku ini terasa kelu hingga sulit untuk memberikan ucapan selamat kepadamu atas pernikahanmu dengan wanita pilihanmu itu, hanya senyuman seadanya yang bisa ku lemparkan saat berhadapan denganmu, ya hanya itu sayang ... bukan aku tak bahagia dengan pilihanmu tapi itulah expresiku yang kaku.
entahlah senyuman itu yang sangat aku rindukan, rindu akan sosok mentari yang sempat hilang, selamat tinggal sayang... selamat menempuh hidup baru bersama bidadari surgamu ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar